Perundingan MOU Indonesia Malaysia

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah manyatakan, Pemerintah Indonesia berharap Pemerintah Malaysia untuk ulang lakukan perundingan renewal nota kesepahaman (MoU) tentang kerja mirip tata kelola penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI). “Diharapkan perundingan renewal MoU antara Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Pemerintah Malaysia mampu menghasilkan solusi yang menguntungkan seluruh pihak atau win-win solution,” kata Menaker Ida. Hal selanjutnya disampaikan Ida selagi lakukan video conference dengan Menteri Sumber Daya Manusia (SDM) Malaysia Datuk Seri Saravanan Murugan beserta jajarannya terhadap Kamis (6/5/2021).

Perundingan MOU Indonesia Malaysia

Indonesia Meminta Malaysia Berunding MoU

“Diharapkan perundingan renewal MoU antara Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Pemerintah Malaysia mampu menghasilkan solusi yang menguntungkan seluruh pihak atau win-win solution,” kata Menaker Ida. Hal selanjutnya disampaikan Ida selagi lakukan video conference dengan Menteri Sumber Daya Manusia (SDM) Malaysia Datuk Seri Saravanan Murugan beserta jajarannya terhadap Kamis (6/5/2021) pada berita pemerintahan di Indonesia 2021. Sebagai informasi, initial draft MoU sektor domestik telah disampaikan oleh Pemerintah Indonesia kepada Pemerintah Malaysia terhadap September 2016. Namun, sampai selagi ini, kerja mirip selanjutnya tetap tetap dibahas secara konkret oleh kedua negara.

“Pemerintah Indonesia berharap ulang sehingga perundingan renewal MoU mampu segera dilaksanakan dan mendapatkan posisi yang menguntungkan seluruh pihak (win-win solution). Saya berharap kita mampu tuntaskan MoU ini ikuti apa yang dulu jadi guidance dari tiap-tiap negara,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah selagi lakukan video conference dengan Menteri Sumber Manusia Malaysia, Datuk Seri Saravanan, dinukil dari keterangan tertulis, Kamis, 6 Mei 2021.

Ida berharap kedua negara mampu menuntaskan pembaharuan MoU sektor domestik berdasarkan skema One Channel Recruitment. “Saya inginkan Datuk Seri mampu menambahkan atensi terhadap isu tentang One Channel Recruitmen dan spesifikasi jabatan, one worker one task,” katanya. Menaker Ida inginkan kedua negara mampu menuntaskan pembaharuan MoU sektor domestik berdasarkan skema one channel recruitment. “Saya inginkan Datuk Seri mampu menambahkan atensi terhadap isu tentang One channel recruitment dan spesifikasi jabatan, one worker one task.”